Tampilkan postingan dengan label ProfiEL-A. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ProfiEL-A. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Mei 2012

SAM CHILDERS

 Sam Childers sebelumnya dikenal sebagai seorang biker yang suka berantem dan pecandu heroin yang tidak segan-segan untuk menempelkan pisau di leher seseorang. Kini sikap tangguh dan skill bertarung serta keberaniannya itu dia gunakan untuk membantu membela dan melindungi anak-anak Sudan yang dimutilasi, diperkosa atau dipaksa menjadi tentara oleh milisi pemberontak di Sudan. Kisah nyata Sam Childers kini diangkat ke film layar lebar dengan diperankan oleh aktor action yang terkenal :Gerard Butler!

Pengkhotbah  Bersenjata Sam Childers  dibesarkan di perbukitan Pennsylvania. Orangtuanya sopan dan jujur  ​​tetapi semenjak usia dini Sam mulai menunjukkan bakat untuk menjadi pembuat masalah. Ayahnya, seorang  mantan marinir mengatakan "Nak, suatu hari nanti seseorang akan membunuhmu!"

Sam di usia remaja sering terlibat dalam perkelahian, menjual obat terlarang dan tidur dengan perempuan yang sudah menikah. Dia terus tenggelam dalam kehidupannya yang penuh kekerasan dan kejahatan sampai ia menjadi Shotgunner - seorang penjaga bersenjata untuk pengedar narkoba. Pada masa itu ia bertemu Lynn, seorang stripper, yang kemudian menjadi istrinya.

Sam, dihantui oleh kata-kata ayahnya, menjadi semakin khawatir kalau-kalau dia akan terbunuh karena obat terlarang dan perlahan-lahan dia mulai menjauhkan diri dari kehidupan sebelumnya. Dia menemukan pekerjaan di bidang konstruksi dan hidupnya mulai mapan meskipun begitu dia tetap melanjutkan kebiasaannya dengan memakai narkoba dan alkohol. Lynn akhirnya kembali ke Gereja yang pernah ditinggalkannya pada masa mudanya.

Sam juga berusaha untuk membangun kembali hubungannya dengan Allah dan mulai menjalani hidup yang bersih. Perlahan tapi pasti segala sesuatunya mulai berubah menjadi lebih baik. Lynn melahirkan seorang bayi perempuan yang  sehat dan Sam memulai bisnis konstruksi sendiri. Sedikit yang mereka tahu bahwa tantangan terbesar mereka tidak lama lagi akan segera terjadi.

Pada tahun 1998, Sam tiba di desa Yei, Sudan Selatan. Negara Afrika yang berada di tengah-tengah Perang Sudan Kedua. Sam didesak oleh seorang Pastor dari Amerika yang sebelumnya telah bergabung dengan kelompok misi, untuk membantu memperbaiki sebuah pondok yang rusak dalam konflik. Pada saat menjalani misi ini ini Sam tersandung dengan tubuh seorang anak terkoyak oleh ranjau darat. Dia jatuh berlutut dan berjanji pada Tuhan untuk melakukan apa pun untuk membantu rakyat Sudan Selatan. 

Sam kembali ke Sudan beberapa bulan kemudian untuk menjalankan klinik. Untuk memenuhi janjinya ia berkelana jauh di seluruh negeri, dari kota barat Yei ke desa-desa timur Boma. Saat melewati desa Nimule, di perbatasan Uganda, Tuhan mengirimkan kepadanya pesan: "Aku ingin engkau untuk membangun sebuah panti asuhan bagi anak-anak. Dan Aku ingin engkau membangunnya di sini".

Masyarakat setempat mengira ia sudah gila. Pada saat itu, Tentara Perlawanan Tuhan, sebuah milisi pemberontak brutal yang telah menculik 30 ribu anak-anak dan membunuh ratusan ribu penduduk desa,telah  memporak-porandakan daerah tersebut. Tapi Sam bersikeras. Sam yakin Allah telah menyuruhnya untuk membangun panti asuhan di Nimule dan di sanalah ia akan membangun. Dia kembali ke Amerika Serikat, menjual bisnis konstruksi dan mengirim uang ke Afrika.

Perlahan-lahan panti asuhan mulai terbentuk. Pada siang hari Sam membersihkan semak-semak dan membangun pondok yang akan menjadi  rumah bagi anak-anak. Saat malam hari, dia tidur di bawah kelambu dengan kain ayunan di bawah pohon: Alkitab di satu tangan, AK47 di tangannya yang lain. Sementara itu, di Pennsylvania, istrinya Lynn dan putrinya Paige berjuang dalam pertempuran mereka sendiri. Mobil keluarga itu diambil alih dan pemberitahuan penyitaan telah disampaikan ke rumah mereka. Sam punya cukup uang untuk membayar hutangnya atau menyelesaikan panti asuhan. Dia tidak mampu menanggung keduanya jadi dia mengirim uang ke Afrika. Dengan selesainya panti asuhan, Sam mulai memimpin misi bersenjata untuk menyelamatkan anak dari LRA. Itu tidak lama sebelum kisah-kisah eksploitasi beredar dan penduduk desa mulai memanggilnya "Pengkhotbah Machine Gun."
13 tahun kemudian panti asuhan itu menjadi yang terbesar di Sudan Selatan dan telah memberi makan sekaligus menjadi rumah bagi 1.000 anak-anak. Hari ini, lebih dari 200 anak menelepon rumah panti asuhan. Sayangnya masih banyak anak-anak menderita di Sudan dan membutuhkan penyelamatan.Sam dan Lynn masih tinggal di rumah yang sama di Pennsylvania yang telah didedikasikan untuk penderitaan anak-anak Sudan sejak 13 tahun lalu. 



Senin, 02 April 2012

BILLY GRAHAM


Penginjil Billy Graham benar-benar menerima Kristus saat ia membaca Markus 16:15: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk."
Graham telah mengabarkan Injil secara langsung kepada lebih banyak orang daripada yang pernah dilakukan oleh orang lain di sepanjang sejarah -- hampir 215 juta orang di lebih dari 185 negara dan wilayah -- melalui berbagai pertemuan, termasuk Mission World dan Global Mission. Ratusan juta lebih lainnya telah dijangkau melalui televisi, video, film, dan internet.
Sejak tampil di muka umum dalam suatu kegerakan di Los Angeles (1949), dia telah membawa ratusan ribu orang mengambil keputusan untuk hidup bagi Tuhan -- yang adalah esensi pelayanannya.
Graham dilahirkan pada 7 November 1918, 4 hari sebelum gencatan senjata mengakhiri Perang Dunia I. Graham dibesarkan di daerah peternakan susu di Charlotte, Carolina Utara. Tumbuh pada masa Depresi, dia tidak hanya menemukan nilai suatu kerja keras dalam peternakan keluarga, tetapi juga meluangkan waktu berjam-jam di loteng gudang jerami untuk membaca berbagai macam topik buku.
Pada musim gugur 1934, pada usia 16 tahun, Graham membuat komitmen pribadi kepada Kristus melalui pelayanan Mordecai Ham, seorang penginjil keliling, yang mengunjungi Charlotte dalam serangkaian pertemuan kebangunan rohani.
Ditahbiskan pada 1939 oleh sebuah gereja di Southern Baptist Convention, Graham menerima dasar Alkitab yang kuat di Florida Bible Institute (sekarang Trinity College di Florida). Tahun 1943, ia lulus dari Wheaton College di Illinois dan menikahi teman kuliahnya, Ruth McCue Bell, anak perempuan seorang dokter bedah misionaris, yang telah menghabiskan 17 tahun hidup pertamanya di Tiongkok.
Setelah lulus kuliah, Graham menjadi pendeta di First Baptist Church di Western Springs, Illinois, sebelum bergabung dengan Youth for Christ, suatu organisasi yang didirikan untuk melayani para pemuda dan tentara selama Perang Dunia II. Dia berkhotbah ke seluruh Amerika dan Eropa setelah masa perang; mencuat menjadi penginjil muda yang populer.
Pertemuan akbar di Los Angeles pada 1949 mengorbitkan Graham menjadi pembicara internasional yang andal. Pertemuan yang dijadwalkan hanya 3 minggu itu diperpanjang hingga lebih dari 8 minggu, dihadiri peserta yang melebihi kapasitas tenda yang setiap malam didirikan di kota. Setelah itu, banyak pertemuannya yang waktunya juga diperpanjang, termasuk pelayanan di London yang berlangsung selama 12 minggu, dan pertemuan di Madison Square Garden, New York, tahun 1957 yang diadakan tiap malam selama 16 minggu.
Pada usia 88 tahun, Billy Graham dan pelayanannya terkenal di seluruh dunia. Dia telah berkhotbah di desa-desa terpencil di Afrika dan di jantung kota New York. Mereka yang telah dia layani beragam; dari kepala negara hingga penduduk desa di Australia dan suku-suku pengembara di Afrika dan Timur Tengah. Sejak 1977, Graham telah diberi kesempatan untuk memberikan khotbah misi di setiap negara yang dulunya masuk dalam blok Timur, termasuk bekas Uni Soviet.
Graham mendirikan Billy Graham Evangelistic Association (BGEA) pada tahun 1950 yang berpusat di Minneapolis, Minnesota, hingga pindah ke Charlotte, Carolina Utara, pada 2003. Dia memimpin pelayanannya melalui BGEA, termasuk:
1. Siaran program radio mingguan, "Hour of Decision", ke seluruh dunia setiap hari Minggu selama lebih dari 50 tahun;
2. Acara TV yang khusus menampilkan KKR-KKR Billy Graham and Franklin Graham Festivals yang disiarkan secara rutin lima hingga tujuh kali setiap tahun pada jam tayang utama di sekitar 150 stasiun di seluruh Amerika dan Kanada;
3. Kolom koran gabungan, "My Answer", yang disusun oleh koran-koran nasional maupun internasional;
4. Majalah "Desicion", publikasi resmi dari organisasi asosiasinya, yang sirkulasinya lebih dari 600.000 dan tersedia dalam versi bahasa Inggris dan Jerman, dengan edisi khusus dalam huruf Braille dan kaset bagi para tunanetra; dan
5. "World Wide Pictures" yang telah menghasilkan dan mendistribusikan lebih dari 125 produksi, membuatnya sebagai salah satu produser evangelistis terkemuka di dunia. Film-filmnya telah diterjemahkan ke dalam 38 bahasa dan ditonton oleh lebih dari 250 juta orang di dunia serta dapat ditonton di lembaga pemasyarakatan di seluruh dunia.

Graham telah menulis 25 buku, banyak di antaranya menjadi buku terlaris. Riwayatnya, "Just As I Am", yang diterbitkan tahun 1997, menerima "mahkota susun tiga" (triple crown), yang muncul secara serentak dalam daftar tiga besar buku terlaris selama seminggu. Dalam riwayat itu, Graham merenungkan hidupnya, termasuk pelayanannya ke seluruh dunia yang sudah lebih dari 60 tahun. Bermula dari kesederhanaannya sebagai anak dari peternak susu sapi di Carolina Utara, dia membagikan bagaimana imannya yang teguh di dalam Kristus terbentuk dan membentuk kariernya.
Di antara buku-bukunya yang lain, "Approaching Hoofbeats: The Four Horsemen of the Apocalypse" (1983), selama beberapa minggu masuk dalam daftar buku terlaris The New York Times; "How to Be Born Again" (1977) menjadi buku yang paling banyak dicetak pada cetakan pertamanya dalam sejarah penerbitan, dengan 800.000 oplah; "Angels: Gods Secret Agents" (1975) terjual satu juta oplah dalam 90 hari; dan "The Jesus Generation" (1971) terjual 200.000 oplah dalam waktu 2 minggu pertama.
Gagasan Graham diminati oleh para presiden, dan daya tariknya baik di arena sekuler dan religius dibuktikan oleh banyaknya orang yang menghormatinya, termasuk sejumlah doktor kehormatan dari berbagai institusi di Amerika dan luar negeri.
Penghargaan yang pernah diterima antara lain adalah "Ronald Reagan Presidential Foundation Freedom Award" (2000) atas kontribusinya dalam mewujudkan perdamaian; "Congressional Gold Medal" (1996); "Templeton Foundation Prize for Progress in Religion" (1982); dan "Big Brother Award" atas usahanya memperjuangkan kesejahteraan anak-anak. Pada tahun 1964, dia menerima penghargaan "Speaker of the Year Award" dan namanya diukir di George Washington Carver Memorial Institute atas kontribusinya dalam menjalin relasi. Dia dikenal oleh Anti-Defamation League dari B`nai B`rith pada 1969 dan National Conference of Christians and Jews pada 1971 atas usaha-usahanya untuk membantu perkembangan pemahaman antaragama yang lebih baik. Pada Desember 2001, dia dianugerahi "Honorary Knight Commander of the Order of the British Empire" (KBE) atas kontribusi internasionalnya terhadap kehidupan warga negara dan agama selama lebih dari 60 tahun.
Graham secara rutin didaftar oleh organisasi Gallup sebagai salah satu "Ten Most Admired Men in the World" (10 tokoh paling dikagumi di dunia), yang menggambarkannya sebagai tokoh dominan dalam pemilihan itu sejak 1948 -- tampil dalam 48 acara berbeda dan 41 acara berurutan. Dia juga muncul di sampul majalah "Time", "Newsweek", "Life", "U.S. News", dan "World Report", "Parade", dan berbagai majalah lain, serta telah menjadi berita utama di berbagai koran, majalah, dan buku.

 
Sumber : sabda.org


Sabtu, 18 Februari 2012

Dr. THOMAS JOHN BARNARDO (1845 -- 1905)


Thomas John Barnardo adalah pria Inggris yang murah hati. Dia adalah seorang pendiri sekaligus direktur "rumah penampungan anak-anak telantar", yang lahir di Dublin, Irlandia, pada tahun 1845. Ayahnya berasal dari Spanyol dan ibunya dari Inggris. Dengan niat untuk memenuhi persyaratan dalam pelayanan misi di bidang kesehatan di China, dia pun belajar kedokteran di Rumah Sakit London. Setelah itu, dia melanjutkan ke Paris dan Edinburgh. Di sana, dia menerima beasiswa dari Royal College of Surgeons.

Tugas medisnya di ujung Timur London selama wabah kolera pada tahun 1865 itulah, yang pada awalnya menarik perhatiannya kepada sejumlah besar gelandangan dan anak telantar di kota-kota di Inggris. Setelah dikuatkan oleh dukungan Earl Shaftesbury VII dan Earl Dairns I, dia meninggalkan ambisi awalnya dalam pekerjaan misi asing, dan memulai apa yang harus dibuktikan sebagai karya hidupnya. "Rumah penampungan Dr. Barnardo" yang pertama, dibuka pada tahun 1867 di Stepney Causeway, London. Sejak saat itu, pekerjaannya terus berkembang. Sampai pada saat kematian sang pendiri, yaitu tahun 1905, ada sekitar 112 "rumah penampungan" daerah, selain cabang-cabang pelayanan misi, di seluruh Inggris Raya.

Sasaran utama yang mendasari dibukanya yayasan-yayasan tersebut adalah untuk mencari dan menampung anak-anak telantar dan yatim piatu untuk diberi makanan, pakaian, pendidikan, dan jika memungkinkan, diberi pelatihan industri yang cocok untuk tiap-tiap anak. Prinsip yang diterapkan adalah keanggotaan bebas dan segera, tanpa ada pembatasan usia atau jenis kelamin, agama atau kebangsaan. Baik anak bertubuh sehat maupun anak dengan penyakit yang tidak dapat disembuhkan sama-sama ditampung. Satu-satunya syarat pokok adalah dia dalam keadaan telantar. Sistem yang diterapkan dalam yayasan ini secara umum adalah sebagai berikut:
1. bayi dan anak-anak "ditempatkan" di wilayah pedesaan,
2. anak-anak perempuan di atas usia 14 tahun, dikirim ke rumah pelatihan industri untuk diajari pekerjaan-pekerjaan rumah tangga yang berguna,
3. anak-anak laki-laki di atas usia 17 tahun, awalnya diuji di rumah pelatihan industri lalu dipekerjakan di rumah-rumah, di laut, atau di luar negeri, dan
4. anak-anak dengan usia antara 13 dan 17 tahun, dilatih untuk berbagai pekerjaan yang cocok dengan kondisi mental dan fisik mereka.


Selain berbagai cabang yang diperlukan untuk pekerjaan di atas, ada juga yayasan-yayasan lain seperti tempat penampungan untuk anak-anak perempuan yang terancam, rumah pemulihan bagi orang sakit yang berada di tepi laut, dan rumah perawatan bagi orang sakit. Pada tahun 1872, didirikan rumah perkampungan bagi anak-anak perempuan di Barkingside, dekat Ilford, yang memiliki gereja dan sanatorium sendiri. Di antara 60-70 rumah pondokan, dibangunlah sebuah "kota taman" dan di sanalah Barnardo dimakamkan. Pada tahun 1901, karena kemurahan E. H. Watts, sekolah kelautan didirikan di Elmham Utara, dekat Norwich. Di tempat itulah anak-anak laki-laki dari rumah penampungan dipanggil untuk ikut wajib militer dan dilatih untuk menjadi anggota angkatan laut, serta anggota armada laut di bidang perniagaan. Hal yang dianggap paling berguna di antara berbagai hal yang dilakukan Barnardo adalah sistem emigrasi. Ribuan anak laki-laki dan perempuan telah dikirim ke negara-negara jajahan Inggris, sebagian besar dikirim ke Kanada, tempat dibangunnya pusat penyaluran di Toronto dan Winnipeg, dan ke lahan industri yang luasnya kira-kira 3.200 hektar di dekat Russell di Manitoba. Fakta bahwa anak-anak yang mengalami kegagalan di Kanada tidak mencapai 2 persen, membuktikan pernyataan Barnardo bahwa "apabila anak-anak dari daerah kumuh dapat dipindahkan cukup dini dari lingkungan mereka dan diasuh cukup lama dengan diberi pelatihan, maka faktor keturunan hanya berpengaruh sedikit, sedangkan faktor lingkungan hampir menentukan semua hal."

Pada tahun 1899, berbagai yayasan dan organisasi digabungkan secara hukum dengan nama "The National Association for the reclamation of Destitute Waif Children", namun yayasan tersebut lebih dikenal dengan nama "Rumah Penampungan Dr. Barnardo". Barnardo memberi penekanan yang kuat pada pengajaran agama bagi anak-anak asuhannya. Tiap-tiap anak dibesarkan di bawah pengaruh dan pengajaran denominasi orang tua mereka. Rumah penampungan tersebut dibagi menjadi 2 bagian untuk pengajaran agama, yaitu menurut Gereja Inggris dan menurut Kaum Nonkonformis. Masing-masing anak dari keluarga penganut Yahudi dan Katolik Roma, jika memungkinkan, diserahkan kepada pengawasan Dewan Wali Yahudi di London dan institusi-institusi Katolik Roma.

Dari awal pendirian rumah penampungan pada tahun 1867 sampai dengan kematian Barnardo, ada sekitar 60.000 anak yang berhasil diselamatkan, dilatih, dan ditempatkan di masyarakat. Barnardo meninggal karena mengalami kejang jantung di London, pada tanggal 19 September 1905. Peringatan nasional pun diadakan untuk mengumpulkan dana sebesar 250.000 poundsterling untuk menutup kekurangan dana di berbagai yayasan dan menetapkan seluruh kegiatan secara permanen. Dr. William Baker, mantan ketua dewan, dipilih untuk menggantikan Barnardo sebagai direktur. Barnardo juga menjadi penulis banyak buku yang berhubungan dengan kegiatan-kegiatan amal, yang menjadi tempat untuk mengabdikan hidupnya.

Pelayanan Thomas Barnardo masih dilanjutkan hingga kini oleh yayasan amal Barnardo. _Sumber : Sabda.org


Pengikut Akun Facebook

Pengikut akun Twitter atau Blogger