Saya adalah seorang wanita berumur 72 tahun. Memang umur yang sudah sangat tua, banyak hal yang sudah terjadi dalam kehidupan saya. Awalnya saya tidak mengenal siapa Yesus dan bagaimana kasihNya dalam kehidupan manusia. Saya beragama Budha. Dan lama sekali saya menganut kepercayaan tersebut. Meskipun anak saya sudah menjadi percaya dan menerima Yesus dalam hidup mereka, awalnya saya tetap teguh dengan keyakinan saya sendiri dan saya terus hidup dalam ketidak tahuan saya tentang siapa dan bagaiman Yesus. Tidak hanya itu, saya juga hidup dalam berbagai kejahatan yang saya anggap tidak menjadi masalah apabila saya lakukan. Saya adalah seorang penggila judi togel,saya juga banyak hidup dalam kebohongan dalam hal hutang piutang. Banyak orang menjadi tidak suka dengan keberadaan saya karena apa yang sudah saya lakukan.
Sampai akhirnya, suatu hari terjadi sesuatu yang merubah hidup saya. Kejadian yang merubah segalanya. Kejadian yang menjadikan Yesus menjadi yang pertama dalam hidup saya ini. Suatu hari saya divonis dokter menderita sakit jantung koroner yang sudah agak parah. Tiap 1 bulan sekali, saya harus periksa ke dokter ahli jantung di
Bukan hanya penyakit jantung koroner yang secara ajaib Dia nyatakan dalam hidup saya ini. Bahkan saya mau katakan bahwa sangat banyak yang Dia nyatakan dalam hidup saya yang membuat saya tidak mampu meninggalkan Dia. Mata saya pernah mengidap katarak dan harus
dioperasi. Namun lagi2 hanya dengan doa penuh penyerahan kepada Yesus, mata saya disembukan dengan sangat ajaib sehingga untuk ke2 kali saya lolos dari meja operasi. Makin lama saya makin menyadari bahwa tangan Tuhan memproses anakNya dengan sesuatu yang terkadang tidak sesuai dengan keinginan. Ketika saya ada di
Di suatu ibadah pemuda remaja pada satu sore. Kondisi tubuh tua saya tiba-tiba drop dan saya merasa badan saya sangat panas. Waktu anak-anak muda yang dipakai Tuhan sedang beribadah saya hanya bisa membaringkan diri di tempat tidur dan saat itu saya melihat ada seorang berpakaian sangat putih masuk ke kamar saya. Dia sangat ramah kepada saya. Orang berjubah putih ini tidak membuat saya takut namun malah membuat hati saya begitu damai. Saya melihat Dia makin mendekat dan akhirnya Dia menjamah kepala saya dengan sangat halus. Detik itu juga, tanpa obat dan dokter Saya SEMBUH. Dan ini yang terakhri akan saya bagikan kepada anda semua. Tanggal 12 November saya diperhadapkan dengan satu pilihan yang sangat sangat sulit. Saya diminta anak-anak saya untuk pergi ke
Apakah Mujizatnya sudah berakhir??tentu saja pernyataan ini sangat salah karena apa yang saya alami makin membuktikan kuasaNya yang sangat dahsyat bagi umatNya. Suatu hari saya mendengar dengan jelas suatu suara yang berkata “anakKu, pergilah engkau ke



















